(Drupa Fair)

Corona Virus menciptakan banyak masalah yang memukul dunia industri dan perdagangan di seluruh dunia. Kabar terakhir mengenai trade fair di Jerman, yaitu dari penyelenggara ITB, pameran perjalanan terbesar di dunia, yang rencananya diselenggarakan di Berlin (4 – 8 Maret 2020), telah membatalkan acara tersebut karena kekuatiran penyebaran virus corona. 160.000 pengunjung yang diharapkan dapat menghadiri acara tahunan ini, terpaka batal hadir.

“Kami mengambil tanggung jawab kami untuk keamanan dan kesehatan tamu, peserta pameran dan karyawan kami dengan sangat serius. Dengan berat hati, kami membatalkan ITB Berlin 2020. ”
Pameran travel ini tadinya dijadwalkan dibuka pada Rabu ini (04/03/2020), tetapi kekhawatiran meningkat setelah Jerman mengalami lonjakan jumlah penduduk yang terinfeksi minggu ini. Padahal ada 10.000 peserta pameran ITB dari seluruh dunia yang konform ikut serta, 22 pesertanya diantaranya datang dari Cina dan 25 lainnya dari Hong Kong dan Taiwan.

Dengan merebaknya kasus virus Covid-19 di Eropa yang terus meningkat, Ada lebih dari 1.000 orang di karantina. Sekolah dan taman kanak-kanak juga ditutup di Berlin sampai Senin depan, karena jumlah kasus yang terkait dengan cluster mencapai 20 orang.

Dengan kasus yang sekarang terdeteksi di beberapa negara Jerman lebih lanjut termasuk Hesse, Baden-Württemberg dan Bavaria, Menteri Kesehatan Jens Spahn mengatakan minggu ini bahwa negara terbesar Eropa saat ini sedang berada “pada titik awal epidemi Corona virus”.

Pemerintah Jerman memerintahkan pemerintah daerah di 16 negara bagian untuk memperbarui rencana kesiapan pandemik Corona. Mulai Kamis, pihak berwenang di Jerman juga mewajibkan para pelancong yang datang dari Cina, Korea Selatan, Jepang, Iran, dan Italia untuk memberikan rincian kontak yang akan ditemui, sehingga pergerakan mereka bisa dilacak bila ada kemungkinan terinfeksi.

Messe Düsseldorf menunda Beberapa acara eksklusif di bulan Maret
Messe Düsseldorf GmbH menunda pameran ProWein, yaitu pameran industri wire, Tube, Beauty, Top Hair and Energy Storage. Setelah melakukan koordinasi dengan semua mitra yang terlibat, Messe akan segera membahas jadwal baru pameran perdagangan tersebut.

Dalam hal ini, Messe Düsseldorf mengikuti rekomendasi dari team manajemen krisis pemerintahan Jerman dengan mempertimbangkan analisa dari Robert Koch Institute mengenai risiko-risiko yang bisa terjadi bila tetap memaksakan mengadakan event besar di tengah maraknya wabah Corona. Atas dasar rekomendasi tersebut dan melihat peningkatan signifikan baru-baru ini dalam jumlah orang yang terinfeksi di Jerman dan benua Eropa, Messe Düsseldorf telah menilai kembali situasi. Ditambah lagi dengan ketidakpastian jumlah peserta pameran dan pengunjung untuk hadir di acara-acara di bulan Maret dan situasi rumit ijin perjalanan yang dihadapi para customer internasional.

Werner M. Dornscheidt, CEO Messe Düsseldorf GmbH: “Pelanggan, mitra, dan karyawan kami mempercayai kami. Tidak hanya dalam hal penanganan profesional dan sukses atas acara internasional besar di Düsseldorf. Mereka juga memahami keputusan kami ketika kami membuat keputusan tentang situasi kritis ini demi kepentingan keselamatan semua pihak”.

Belum ada keputusan resmi dari Messe Dusseldorf perihal Interpack dan drupa 2020. Mereka menunggu perkembangan kondisi krisis virus Corona ini di bulan-bulan ke depan. Hal serupa seperti ITB dan Prowein dengan kemungkinan terburuk adanya pembatalan bisa saja terjadi pula terhadap pameran Interpack dan Drupa 2020, bilamana krisis virus Corona masih terus meningkat, mengingat ketatnya pemerintahan Jerman untuk urusan kesehatan.@