Keputusan berat diambil Messe Düsseldorf semalam (14/03/2020). Akhirnya mereka menunda pameran perdagangan internasional terkemuka, Interpack dan drupa.
Pameran terbesar pengemasan, Interpack, yang tadinya akan dilangsungkan pada awal mei 2020, ditunda hingga tahun depan dengan jadwal baru, yaitu dari 25 Februari hingga 3 Maret 2021. Sementara pameran printing terbesar dunia, drupa yang seharusnya dilangsungkan pada pertengahan Juni, akan ditunda selama setahun juga, dengan jadwal baru, yaitu 20 hingga 30 April 2021.

Dengan demikian, Messe Düsseldorf mengikuti rekomendasi team manajemen krisis dari Pemerintah Federal Jerman untuk mempertimbangkan prinsip-prinsip Robert Koch Institute perihal risiko yang bakal dihadapi bila tetap memaksakan diri mengadakan event besar di tengah wabah COVID-19 yang melanda dunia secara global. Berdasarkan rekomendasi ini dan peningkatan signifikan baru-baru ini dalam jumlah orang yang terinfeksi virus corona baru (COVID-19) termasuk di Eropa, Messe Düsseldorf telah merevisi kembali rencana perhelatan. Selain itu, telah dikeluarkannya putusan pemerintahan kota Düsseldorf pada tanggal 11 Maret 2020, di mana adanya pelarangan event besar dengan kehadiran lebih dari 1.000 peserta.

“Keputusan itu diambil melalui konsultasi dengan dewan penasihat kami dan asosiasi sponsor,” ujar Werner M. Dornscheidt, Ketua Dewan Manajemen Messe Düsseldorf GmbH. Ini juga mencerminkan keinginan industri individu, “Sebagai mitra mereka, kami saat ini melakukan segala upaya untuk mengurangi kerugian ekonomi yang diderita peserta pameran.”
“Kota Düsseldorf mengikuti instruksi dari pemerintah negara bagian. Tujuan kami adalah memperlambat laju wabah virus korona sehingga sistem kesehatan dapat terus berfungsi dengan baik, “ucap Thomas Geisel, Walikota dari ibukota negara bagian Düsseldorf dan Ketua Dewan Pengawas perusahaan pameran dagang Düsseldorf.

Robert Koch Institute telah mendefinisikan dengan jelas resiko yang muncul – seperti sulitnya ventilasi yang sesuai di gedung agar terhindar dari risiko infeksi, tempat untuk mengkarantina orang-orang terinfeksi dari kelompok besar untuk menghindari risiko dan tindakan screening pada orang-orang yang keluar masuk ke arena. Secara prakteknya, hal itu sangat sulit untuk diterapkan Messe Dusseldorf, mengingat perkembangan pesat virus yang tidak terduga dari orang yang terinfeksi dan ukuran acara dengan jumlah peserta pameran hingga 60.000 peserta.
Sebelumnya, pada tanggal 29 Februari dan 11 Maret 2020, Messe Düsseldorf juga telah menunda pameran ProWein, wire, tube dan Inovasi Olahraga. @