Mendengar kata “new top” mungkin bagi sebagian teman printing sudah ada mengenalnya atau paling tidak pernah mendengarnya. Bahan yang cukup terkenal pada era sablon. Ya, bahan ini dulu hanya bisa dicetak menggunakan teknik sablon. Profil utamanya adalah bahan plastik yang tidak bisa sobek dan tahan air. Penggunaannya untuk kartu nama premium bagi yang membutuhkan profil seperti plastik tadi. Bisa digabungkan dengan tinta emas atau silver dan juga teknik emboss. Namun entah kenapa, bahan ini menghilang dengan sendirinya seiring dengan perkembangan printing.

Pasar untuk kebutuhan bahan dengan profil seperti plastik ini sebetulnya selalu ada. Namun, dengan proses produksi yang terbatas hanya bisa menggunakan sablon, banyak yang kurang tertarik untuk mengembangkannya. Kesulitan karena waktu yang kurang fleksibel, tidak bisa cepat, harga yang tidak murah, membuat produk ini makin lama kurang diminati. Karena makin kesini, customer printing semakin membutuhkan produk yang praktis.

Ketika printing masuk ke era digital pun, bahan ini tidak serta merta muncul. Karena perkembangan printing digital masih dimulai pada mesin cetak ukuran besar baik untuk kebutuhan Indoor dan Outdoor. Saat itu printing digital masih dominan di stiker vinyl dan Flexi Vinyl pengganti spaduk kain sablon. Bahan New Top yang ada tidak bisa digunakan di mesin tersebut dan belum ada pengganti yang bisa. Ada jeda sekitar lebih dari 5 tahun sampai akhirnya penggantinya muncul.

Seiring perkembangan teknologi, kemudian muncullah teknologi digital printing offset. Dimana cetak kertas yang tadinya mengharuskan cetak dengan jumlah besar, dengan teknologi ini sudah bisa cetak sedikit dan cepat. Pada era ini secara bertahap pasar berkembang, dari awalnya yang hanya banyak berkutat di cetak kertas biasa, sampai akhirnya cetak stiker vinyl sampai metalized*. Kemudian hadirlah kembali si anak hilang, new top digital.

Nama new top ini dipakai untuk  mempermudah pemahaman terhadap bahan yang akan diperkenalkan ini. Karena namanya lebih dulu populer dan penggunaannya pun jelas sehingga gambaran produknya diharapkan lebih mudah.

Dengan profil utama New Top yakni bahan seperti plastik yang tidak bisa sobek dan tahan air, supaya compatible dengan mesin digital offset, bahan pengganti yang cocok digunakan adalah bahan Polyester Film (PET). PET digunakan karena mesin digital offset adalah mesin cetak dengan sistem kerja menggunakan pemanas yang tinggi (untuk melumerkan tinta toner bubuk), sehingga membutuhkan bahan baku yang tahan terhadap panas, tidak bereaksi/meleleh. Jadi kalau New Top terdahulu adalah plastik, New Top Digital adalah PET.

Berbeda dengan New Top terdahulu yang hanya tersedia bahan dengan warna putih, New Top Digital sekarang ini selain juga tersedia warna putih, sudah tersedia juga tampilan Translucent (transparan keruh) dan Transparan (bening).

Mesin-mesin yang dapat menghasilkan kualitas print yang bagus menggunakan bahan New Top Digital ini sepanjang pengetahuan saya adalah: Mesin kelas Office (Xerox 3370, Xerox 4470, Xerox 5575, Xerox 7775, dan sekelasnya), Mesin kelas Production (semua bisa), Mesin HP Indigo (sudah Indigo Certified). Jika dilihat dari sebaran mesin diatas, berarti bahan ini bisa digunakan oleh teman-teman printing dari yang skala kecil, menengah, dan besar. Semua bisa bersaing secara sehat, yang membatasi hanyalah kreatifitas.
Berikut contoh penggunaan dari New Top Digital:

Penggunaan yang umum dari bahan ini adalah kartu nama. Kartu nama premium yang tidak mudah sobek dan tahan air. Bisa optional print 1 muka atau 2 muka. Sayangnya, penggunaan lain dirasa belum maksimal. Rata-rata masih mengandalkan kartu nama sebagai hasil akhir dari bahan ini. Padahal masih banyak penggunaan yang menarik yang menjadikan bahan New Top Digital ini spesial. Contohnya adalah sbb:

Penggunaan sebagai Menu Restoran. Menu rumah makan penggunaannya bisa di kategorikan ekstrim, karena digunakan sering, terkena air, terkena gesek, dll. Dengan bahan ini, menu akan lebih kuat dan tahan lama. Tanpa harus di laminating (laminating seringkali lebih cepat rusak), pinggirannya lebih kuat tidak mudah terkoyak. Dan tampilan menu pun menjadi lebih elegan (berkesan mahal). Bisa dijadikan menu lembaran untuk rumah makan kecil ataupun menengah, bisa juga dijadikan menu buku untuk rumah makan besar. Menu buku nya pun bisa di poles dengan finishing hard cover biasa, atau yang lebih premium hard cover canvas.

Penggunaan sebagai label pakaian (hangtag baju). Sudah ada beberapa merk pakaian yang menggunakan bahan ini sebagai label produknya. Memang harus di akui, produknya pun premium. Tapi hei, hal ini membuktikan kalau ada pasarnya ternyata di industri fashion. Terlebih ditambah kreatifitas, label bisa semakin personalize. Setiap produk baru, label baru. Hal seperti ini juga seharusnya kita dorong ke teman-teman di industri fashion.

Penggunanan sebagai label produk (product hangtag). Label memang menarik dan tanpa batas. Semua produk pasti dilengkapi dengan label. Dari label stiker yang paling mendasar, sampai label khusus yang menjadikan suatu produk berbeda dengan produk sejenis. Salah satu contoh, penulis pernah diminta label khusus yang kuat untuk sebuah produk kopi. Si pemilik ingin label berbentuk daun dan menempel di ujung bungkusnya. Ide si pemilik adalah, produk kopinya akan lebih menonjol apabila di taruh berdampingan dengan kopi lain.

Penggunaan sebagai door hangtag. Di setiap kamar hotel biasanya dilengkapi dengan door hangtag ini sebagai informasi pengguna kamar hotel. Ini menjadikan produk ini sebuah project yang spesial karena setiap hotel pasti membutuhkannya sesuai dengan jumlah kamar. Coba bayangkan mendapat pekerjaan dari satu hotel. Tapi, ada tapi nya. Menjual door hangtag menggunakan bahan New Top Digital ini tentu tidak mudah, dikarenakan bahan yang lebih mahal dibandingkan Kertas Karton yang umum dipakai. Mesti ada contoh yang bagus, menjual ke hotel paling tidak bintang 4 dan 5, dan menjelaskan keunggulan dibanding kertas & pvc dengan baik.
Kertas karton mudah lecek, sobek dan rusak, dan kesannya tidak premium seperti kelas hotelnya.
PVC terlalu tebal, biaya mahal, penyimpanan repot.

Penggunaan sebagai label informasi di tas travel (luggage hangtag). Penggunaan ini juga terjadi dari permintaan dari salah seorang teman printing. Kebutuhannya waktu itu untuk label tas jamaah haji & umroh, yang kuat, tidak bisa sobek, tahan air, dan bisa ditulis. Ya, bahan New Top Digital ini bisa ditulis dan tulisan tidak luntur. Sudah terbayang kan pasarnya di Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia. Hanya tinggal di eksekusi saja.

Penggunaan sebagai label tanaman. Mirip seperti kebutuhan label tas diatas. Label untuk tanaman dibutuhkan toko tanaman sebagai label informasi jenis, harga, dll. Kriteria yang paling menonjol adalah tahan air dan bisa ditulis. Dan lagi-lagi New Top Digital cocok untuk itu.

Penulis berharap sekali tulisan ini dapat memberikan pencerahan atau paling tidak informasi yang kemudian menjadi praktek nyata di pasar digital printing. Sehingga lebih jauh dapat membuat usaha printing kita semua.■

@Aditya A. Suhartanto