Mengawali kiprah bisnisnya di kertas foto, Ricoh menjadi salah satu raksasa mesin printer yang diakui dunia. 

Ciamiknya hasil cetak mesin-mesin Ricoh telah redaksi buktikan di Ricoh Manufacturing (Thailand) Ltd. Ini tidak bisa dipungkiri karena Ricoh merupakan salah satu pembuat imaging solution dan mesin cetak digital dengan printhead terbaik di dunia. Lihat saja, bagaimana para produsen mesin large format kelas dunia saat ini banyak menggunakan printhead buatan Ricoh Gen 5 untuk mesin-mesin cetak UV mereka. Selama 4 hari (2 – 5 oktober 2018) redaksi Print Graphic diajak PT Modern Data Solusi (sebagai authorized distributor Ricoh di Indonesia) untuk mengunjungi Customer Experience Center (CEC) Ricoh Manufacturing (Thailand) Ltd. Lokasinya di Amata City Industrial Estate, Rayong, sekitar 113 km selatan Bangkok International Airport.
Ada empat Customer Experience Center (CEC) Ricoh di seluruh dunia. Yaitu di Ricoh America (Boulder, Colorado, USA), Ricoh Europe (Telford, UK), Ricoh Asia Pacific (Rayong, Thailand), dan Ricoh Japan (Tokyo, Japan).

Penjelasan tentang mesin andalan, Ricoh Pro C9200 series (Andromeda)

Selain mengunjungi CEC Ricoh, Bersama para customer Ricoh dan team management Modern Data Solusi, redaksi pun mendapat kesempatan untuk melihat langsung proses pembuatan dan perakitan mesin-mesin multifunction printer (mfp) di pabrik Ricoh. Untuk pasokan mesin fotocopy atau mesin-mesin mfp seluruh Asia Pasifik memang diproduksi di Ricoh Thailand. Pabrik seluas dua belas hektar lebih tersebut mulai dibangun pada bulan Mei 2008. Dengan modal investasi awal senilai 40,5 juta dollar. Total karyawannya hingga kini ada 3.893 orang.

Di depan mesin flagship, Ricoh Pro VC60000 (high-speed colour inkjet press)

Di CEC, redaksi mempelajari aplikasi dari hasil cetak mesin-mesin Ricoh, aplikasi software Totalflow Solution besutan Ricoh, dan tentunya menyaksikan langsung demo mesin-mesin flagship Ricoh, diantaranya yaitu Ricoh Pro VC60000 (high-speed Colour Inkjet Press), Ricoh Pro C9200/9210 Series, Ricoh Pro 8200S, Ricoh Pro 7200/7210 sx Series, Ricoh Pro T7210 (UV Flatbed Printer), dan Ricoh Ri 3000 & Ricoh Ri 6000 (Direct to Garment Printer). Khusus untuk Ricoh Pro VC60000 inkjet press, mesin ini sudah di-instalasi di Thailand sebanyak 3 unit.

Mendapat penjelasan tentang Ricoh Pro T7210 (UV flatbed printer)

Sejarah Ricoh

Bila kita mengamati sejarah Ricoh dari awal berdiri hingga menjadi perusahaan global dunia, kita bisa mengetahui bagaimana langkah-langkah quantum yang telah dilakukannya.
Ricoh Co, Ltd. Didirikan pada 6 Februari 1936 dengan nama Riken Kankoshi Co., Ltd. Pusatnya berada di Tokyo, Jepang. Awalnya perusahaan tersebut membuat dan memasarkan sensitized paper (kertas untuk foto), dibawah kepemimpinan Kiyoshi Ichimura. Kemudian bertahun-tahun, Ricoh membuat kamera, termasuk salah satunya di tahun 1950, Ricoh meluncurkan kamera yang kemudian menjadi legenda, Ricohflex III. Sebuah kamera berharga terjangkau dan membuat kamera menjadi semakin memasyarakat.

Demo presentasi Ricoh Pro VC60000 inkjet press

Di tahun 1953, Ricoh mendirikan pabrik Ohmori di Ota-ku, Tokyo. Ini merupakan bagian dari mergernya dengan Asahi Seimitsu Kogyo Co., Ltd. Dan Aiko Trading Co., Ltd.
Kemudian di tahun 1955 Ricopy 101 diluncurkan. Ini terobosan lebih lanjut dari teknologi mesin pertama untuk copy dokumen. Dua tahun kemudian, Riken Kankoshi Co., Ltd. dianugerahi Ohkochi Memorial Production prize karena sukses memproduksi kamera secara massal.

Sejarah lengkap Ricoh akan diulas di artikel yang lain. ■