Gundaling Belinken, percetakan yang cukup berpengaruh di daerah Bogor, didirikan oleh Bapak Agustinus Arapen Ginting. Sebenarnya Gundaling belum terlalu lama berkecimpung di dunia percetakan. Baru sekitar 8 tahun. Tetapi sebelumnya, Gundaling sudah lama sekali berkiprah di dunia fotocopy. Setelah buka printshop, perkembangannya luar biasa pesat.

Tidak semua pemain fotocopy tertarik mengembangkan diri ke dunia percetakan. Alasannya, bisnis percetakan sudah jenuh dan persaingan sudah begitu ketat. Tetapi Pak Agustinus justru tertarik untuk memperluas bisnisnya dengan buka usaha digital printing.
Saat di tahun 2010, Ia mengerjakan sub-order dengan membawa langsung file cetakan kartu nama ke sebuah printshop. Beliau terkesan dengan kecepatan proses dan volume yang bisa dihasilkan. Akhirnya, Ia pun memberanikan diri untuk membuka printshop.

Kini Gundaling terus berkembang pesat di Bogor, bahkan kini memiliki 4 cabang printshop digital printing, dan tengah membangun satu cabang khusus percetakan offset. Menurut Pak Agustinus, pasar A3+ dan banner akan terus berkembang dan makin merakyat. Gundaling terus menjaga komitmen dalam membangun pangsa pasar agar customer tetap loyal. Sehingga customer puas dan bangga menjadi customer Gundaling, mereka merasakan kecepatan layanan, nilai tambah yang lebih baik, seperti kualitas tinggi dan harga yang kompetitif.

Menjaga komitmen itu juga menjadi alasan bagi Gundaling terus menginstalasi mesin-mesin teknologi terbaru, diantaranya yang terkini adalah mesin cetak offset Komori Enthrone 29 dan mesin digital printing Konica Minolta AccurioPress C6085.

Bersama anaknya, Mario, Pak Agustinus memang sempat mencari-cari produk yang cocok, akhirnya Gundaling memutuskan memilih kedua brand tersebut karena faktor harganya yang kompetitif dan layanan purna jualnya. Menurut Pak Agustinus, memilih mitra yang tepat adalah kunci kesuksesan dalam pengelolaan usaha. Karena penyedia layanan mesin kita akan turut membantu dalam proses produksi. “Apalagi kalau kita loyal, kita terbantu dengan kemudahan dalam cicilan tanpa perlu menggunakan leasing. Saya sudah tidak lagi menggunakan leasing saat ambil mesin Konica Minolta karena relasi yang sudah terjalin cukup kuat, loyalitas dan kepercayaan yang terjaga dengan baik,”ujar Pak Agustinus. @Pg