Beberapa waktu lalu, redaksi sedikit mengurai data dari lembaga market riset dunia, PIRA, mengenai pertumbuhan pembelian mesin digital print dunia yang mencapai 2.5 milyar euro per tahun dan akan terus meningkat. Lalu berapa sebenarnya volume produksi cetak yang dihasilkan per tahun?

Mari kita fokuskan ke pasar printing Asia.
Dari data yang dihimpun PIRA sepanjang 2013 saja, total market printing Asia mencapai 349,6 milyar US dollar. Nah, market untuk tahun 2018 mencapai lebih kurang 430 milyar US dollar. Ini menjadi pangsa pasar printing terbesar di dunia.

Indonesia berada di posisi enam besar, dimana marketnya mencapai 10,4 milyar dollar atau 6,8% dari seluruh market Asia. Angka ini berpotensi terus tumbuh lebih besar lagi, mengingat pembangunan ekonomi Indonesia menunjukkan angka positif dari tahun ke tahun. Tertinggi ketiga setelah China dan India.

Sehingga tidak ada yang perlu diragukan bagi pemain percetakan untuk melangkahkan diri terjun lebih total lagi di bidang percetakan. Apapun bidang cetaknya. Digital printing, offset, label, packaging, atau garment textile print memiliki peluang yang sama besarnya selama kita fokus menggelutinya.

Banyaknya ulasan profil pengusaha dan testimoninya di website dan versi cetak majalah Print Graphic diharapkan menjadi semacam “ketok tular” bagi pembaca agar bisa mencapai sukses yang sama seperti mereka-mereka yang telah diulas. Demikian harapan kita bersama.

Salam sukses,


Andrey Damar
Editor-in Chief