Belum terlalu banyak perusahaan di Indonesia yang melayani pengolahan dokumen dari hulu ke hilir. Salah satunya yang terbesar saat ini adalah Reycom Document Solusi Group (RDS Group).

RDS Group didirikan pada tahun 2004 di Jakarta. Perusahaan ini telah berkembang dan memiliki beberapa anak perusahaan yang menawarkan skala lebih khusus dalam solusi layanan dokumen, seperti bank statement, polis asuransi, direct mailing, billing statement kartu kredit, imaging, data capture, hingga contact center. Saat ini RDS Group telah memiliki 8 kantor di berbagai kota besar di Indonesia dan cabang di negara-negara Asia Tenggara. Tentu, sesuai bidangnya, Customer dari RDS Group lebih banyak merupakan perusahaan yang bergerak di bidang asuransi, telekomunikasi, pembiayaan dan perbankan penyedia kartu kredit. RDS Group juga melayani order general printing, large format hingga pembuatan photobook.

Print Graphic mewawancarai Direktur Reycom Document Solusi Group (RDS Group), Bapak Randy Soegiharta Chandra. Berikut ini petikan wawancaranya :

Bisa diceritakan bagaimana latar belakang berdirinya RDS Group ?

Randy : Saya sebelumnya berasal dari Astragraphia. Dulu, saat mulai bergabung di Astragraphia tahun 1996, saya bekerja sebagai system analyst untuk production systems. Saya sempat ditugaskan oleh Astragraphia untuk bekerja di Inggris selama 2 tahun (tahun 2000 – 2002). Di akhir tahun 2004, saya mengundurkan diri dari Astragraphia. Setelah itu bersama kawan saya, Frans Reyner, saya membangun RDS Group. Beberapa tahun kemudian, teman saya saat dulu di Astragraphia, Temmy (2007), Ariawan (2008) dan Eka (2012) bergabung dengan RDS Group.

Kelompok usaha RDS tidak hanya bergerak di percetakan. Awalnya, kami justru memulai usaha yang bergerak di bidang IT, document imaging dan data capture. Karena ‘life cycle’ dokumen itu ujungnya ke pencetakan dokumen dan courier services, sehingga untuk melengkapi bisnis document solution RDS, pada tahun 2006 kami memutuskan mengembangkan sektor printing.

Group kami juga menawarkan solusi Contact Center, Record Management, dan Healthcare Management. Saat ini cabang-cabang RDS Group tersebar di berbagai kota di Indonesia, seperti Jakarta, Tangerang, Surabaya, Denpasar, dan Medan. Dari 8 anak perusahaan RDS Group, tiga diantaranya bergerak di bidang printing. Perusahaan yang kami miliki sendiri adalah Reycom Printing Solusi (RPS), perusahaan percetakan ini melayani general dan variable data printing.

Océ ColorStream 3700 inkjet web press

Apa yang menjadi motto sukses RDS Group?

Randy : Motto RDS itu always innovating. Bagaimanapun caranya atau medannya, yang menjadi kunci sukses kami adalah selalu berinovasi. Karena kami sadar bahwa bidang-bidang yang kami masuki ini adalah bidang yang sudah banyak pemainnya. Contohnya saja bidang printing. Jadi, nilai apa yang bisa kami tambahkan, Itu yang kami cari. Sehingga menjual dengan harga semurah-murahnya bukan cara jualan kami.

Inovasi-inovasi menjadi kunci sukses RDS. Intinya ada pada integrasi. Contohnya saja dalam proses penerbitan polis asuransi, yang kami lakukan dari penerimaan formulir aplikasi sampai dengan produksi dan delivery polis asuransi.
Inilah end to end solution. Customer hanya mengerjakan bagian yang tidak boleh kami kerjakan. Kami mengerjakan secara sungguh-sungguh, mulai dari penerimaan dokumen, sortir, scanning, printing, packaging, pengiriman, hingga tracking, yaitu mengecek sampai atau tidaknya kiriman ke customer.

Bahkan hingga urusan welcome call. Seperti, kalau anda menjadi klien baru dari produk asuransi atau kartu kredit yang diterbitkan customer kami, anda akan ditelpon atau di-sms oleh contact center kami dan mendapat ucapan selamat bergabung di layanan asuransi atau kartu kredit tesebut.

Solusi manajemen dokumen kami memungkinkan klien untuk menjalankan bisnis secara efisien dan efektif. Total karyawan RDS Group hingga saat ini lebih dari 1500 orang. Volume cetak kami sudah lebih dari 20 juta halaman A4 per bulan khusus untuk variable data printing.

Bagaimana pemilihan teknologi dari solusi document RDS Group, khususnya di bidang printing ?

Randy : Kami mengundang beberapa vendor. Dari beberapa vendor, kami pelajari dengan teliti. Bahkan selama satu tahun kami lakukan survey terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan pembelian. Kami meneliti kelengkapan solusinya, apakah sesuai dengan kebutuhan kami, harganya apakah kompetitif atau tidak. Dalam pengadaan printer terakhir, pilihan kami, Océ ColorStream 3700 inkjet web press yang dilengkapi dengan perangkat integrated finishing roll to sheet dari Hunkeler. Ini merupakan inkjet press pertama yang di-instalasi di Indonesia.

Untuk kualitasnya, Océ ColorStream 3700 tidak diragukan lagi. Kecepatannya tinggi, yaitu 100 meter /menit. Lebar cetak sekitar 540 mm. Di benua Amerika dan Eropa, perusahaan yang pekerjaannya seperti kami, banyak juga yang menggunakan Océ.

Untuk mesin Digital printing lainnya kami juga menggunakan HP Indigo 5500 digital press, Xerox Nuvera 288 EA, Canon imagePress 1135, Xerox Docucolor 7000AP, Océ Varioprint 6000 series, Horizon, Pitney Bowes, hingga CMC yang kami datangkan langsung dari Italy.

Di sektor large format, kami menggunakan Roland VersaCamm untuk cetak indoor dan Flora untuk cetak outdoor yang disuplai langsung oleh Bhinneka Mentari Dimensi.
Untuk software high volume document composition, kami bekerjasama dengan HP menggunakan software HP Exstream. Sedangkan untuk bahan baku kertas, khususnya untuk mencetak polis asuransi, kami menggunakan kertas impor dari Austria, yaitu Mondi paper. Selain itu, kertas buatan lokal juga kami jajaki penggunaannya, seperti dari APP dan Riau Paper.

Untuk mesin-mesin lainnya yang kami pakai, seperti Xerox, HP, Canon tidak diragukan lagi mesin dan layanan purna jualnya. Hanya saja, mungkin harganya yang perlu sedikit diturunkan, ha..ha..ha…

RDS Group pernah meraih prestasi di ajang PIXI awards dan Asian Print Awards. Bahkan, berturut-turut RDS pernah meraih 1 Gold medal di Asian Print Awards 2012 Singapore dan mendapat tiga bronze medal di Asian Print Awards 2013 Kuala Lumpur, bisa diceritakan kronologi-nya?

Randy : Ada banyak cerita lucu saat mengikuti Asian Print Awards tersebut. Tapi sebaiknya off the record, saja, ya, Pak, ha..ha..ha.. Jadi begini, waktu itu, kami mendaftar atas nama RDS Group, kami mengajukan diri langsung ke panitia. Semua biaya dari kami sendiri.

Termasuk biaya pengiriman hasil cetak yang akan dilombakan. Biaya akomodasi ke tempat acara, juga kami handle sendiri. Tidak ada endorsement atau sokongan dari pihak manapun, termasuk vendor. Tujuan keikutsertaan tersebut sebenarnya hanya ingin mendorong ke para karyawan kami dengan harapan, setelah mengikuti ajang awards, karyawan RDS termotivasi untuk semakin kreatif dan meningkatkan terus kualitasnya. Bisa dikatakan, secara internal, ini lebih untuk mencari jati diri, bukan menargetkan harus menang.

Memang, pada saat mendaftar di Asian Print Awards tersebut, sempat ada selentingan kabar miring bahkan sedikit menyindir bahwa RDS tidak mungkin menang tanpa sokongan (endorsement ) dari vendor. Tetapi ternyata selama dua kali penyelenggaraan Asian Print Awards yang kami ikuti, walau tanpa dukungan dari pihak mana pun, kami berhasil mencuri kemenangan. Ini memang tidak terduga. Bahkan para peserta lain asal Indonesia, sempat terkaget-kaget atas kemenangan kami, saat itu. Ternyata dari Indonesia ada yang menang lagi. Yaitu, RDS Group,… ha..ha..ha..
Di tahun 2009, RDS juga pernah meraih PIXI Awards 2009 yang diselenggarakan oleh Xerox. ■