Berembun atau bercak atau jamuran, itulah yang biasa dikeluhkan oleh teman-teman printing ketika selesai memasang sticker vinyl transparan. Kondisi ini sering menjadi masalah karena umumnya customer printing menginginkan hasil langsung yang bagus. Sebetulnya embun akan hilang seiring waktu (sekitar 2 hari – 1 minggu), tergantung pada letak pemasangan sticker vinyl transparan tersebut. Apabila terkena sinar matahari langsung, embun akan cepat hilang. Apabila dalam ruangan (terlebih ber-AC) embun akan lebih lama hilang.

Ada beberapa kasus dimana kondisi embun ini bisa diterima, yang penting sebetulnya komunikasi yang baik, informatif dan urgent tidaknya pekerjaan tersebut. Pernah ada kasus dimana Boss besar luar negeri dari suatu toko retail besar, akan datang. Sementara sticker transparan baru dipasang dan berembun, nah ini yang menjadi masalah besar, karena tentu saja customer printing tidak mau. Sebetulnya ada solusinya……! Tapi saya jelaskan dulu sedikit mengenai stiker vinyl transparannya. Seperti yang mungkin sudah diketahui oleh teman-teman printing, banyak merk yang beredar di pasaran, dari merk Eropa (Ritrama, Orajet, Mactac, dll) sampai non merk (biasanya dari Cina). Khusus untuk sticker transparan ini, walapun merk Eropa yang terkenal bagus, kondisi diketahui masih ber-embun setelah pemasangan.

Yang jadi pertanyaan kenapa embun ini bisa terjadi ?

Embun atau secara fisik terlihat seperti bercak putih tidak merata ini terjadi karena jenis lem/adhesive-nya. Lem/adhesive dari sticker vinyl yang umum beredar di pasaran, baik sticker vinyl putih dan transparan, adalah berbasis air (water based). Jadi singkatnya, lem/adhesive berbasis air jika ketemu air (teknik pasang basah), akan bereaksi. Reaksi yang muncul ya embun itu. Untuk sticker vinyl putih, embun tidak akan terlihat ketika setelah pemasangan karena tertutup warna putihnya, terlebih sekarang pemasangan sticker vinyl putih umumnya sudah pakai teknik pasang kering, jadi semakin aman. Tapi khusus untuk sticker vinyl transparan, pemasangan di kaca atau akrilik atau di bidang manapun, di sarankan menggunakan teknik basah. Karena jika pemasangan kering akan susah, lem akan bergaris-garis jika salah teknik (sekali jalan & tidak boleh salah) dan karena transparan garis-garis itu akan terlihat jelas. Karena teknik pasang basah inilah embun itu muncul, sementara solusi dari teknik pemasangan akan sulit sekali diikuti. Resiko gagalnya lebih tinggi.

lalu bagaimana solusinya?

Yang tidak banyak teman-teman printing ketahui adalah, ada jenis sticker vinyl transparan dengan lem/adhesive berbasis minyak (solvent based). Minyak dan air tidak dapat bersatu bukan? Dari sifat dasar inilah lalu masalah embun ini dapat diselesaikan.

Secara tampilan, umumnya sticker vinyl transparan jenis ini mempunyai tampilan yang sedikit lebih jernih daripada jenis lem water based. Dari teknik pemasangan pun tidak ada perbedaan. Yang berbeda adalah dari hasil, dimana ekspektasi kondisi seterlah pemasangan yang tidak ada embun bisa didapat.